Mukernas I Pomparan Raja Silahisabungan di Medan 2 Mei, Fokus pada Pelestarian Budaya dan Sejarah

Pada tanggal 2 Mei 2026, Mukernas I Pomparan Raja Silahisabungan di Medan akan menjadi tonggak sejarah yang signifikan dalam upaya menyatukan visi dan memperkuat kolaborasi antaranggota organisasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para anggota untuk merumuskan langkah strategis ke depan, demi pelestarian budaya dan sejarah yang menjadi identitas mereka.
Pentingnya Mukernas dalam Memperkuat Persatuan
Supri Darsono Silalahi, Kepala Humas DPP PPRS Indonesia, menegaskan bahwa Mukernas I ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan merupakan momentum berharga untuk memperkuat persatuan Pomparan Raja Silahisabungan. Melalui forum ini, organisasi diharapkan dapat menyusun program kerja yang berdampak positif bagi anggotanya serta masyarakat luas.
“Kami ingin menjadikan Mukernas ini sebagai titik awal untuk mempererat hubungan antaranggota dan merumuskan arah organisasi ke depan,” ujar Supri dalam konferensi pers yang diadakan baru-baru ini.
Tujuan Utama Mukernas I
Ketua Umum DPP PPRS Indonesia, Martua Situngkir, menekankan bahwa fokus utama dari Mukernas I adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di kalangan Pomparan Raja Silahisabungan. Selain itu, perhatian khusus akan diberikan pada pelestarian identitas budaya dan situs-situs sejarah yang dimiliki oleh leluhur mereka.
- Peningkatan kapasitas SDM di lingkungan Pomparan Raja Silahisabungan.
- Pelestarian identitas budaya yang menjadi akar sejarah organisasi.
- Pemeliharaan situs-situs bersejarah yang memiliki nilai penting.
- Pembangunan jaringan yang solid antaranggota organisasi.
- Program kerja yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.
Persiapan dan Partisipasi dalam Mukernas
Panitia pelaksana Mukernas I telah dibentuk dengan Bangun Silalahi sebagai ketua, didampingi oleh Edwin Sipayung selaku sekretaris dan Maria Tetty br Sihaloho sebagai bendahara. Kegiatan ini dijadwalkan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Wali Kota Medan, dan Bupati Dairi, serta pimpinan DPRD Kabupaten Dairi.
Partisipasi dari tokoh-tokoh nasional yang berasal dari berbagai bidang, seperti kepolisian, Kementerian Hukum dan HAM, serta kalangan hukum dan militer, juga diharapkan dapat menambah bobot acara ini.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Kegiatan Mukernas I ini mendapat dukungan dari berbagai instansi, termasuk Badan Geopark Kaldera Danau Toba dan Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT). Dukungan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam preserving budaya dan sejarah, serta mengembangkan potensi daerah.
Peran Mukernas dalam Pelestarian Budaya
Mukernas I Pomparan Raja Silahisabungan diharapkan dapat menjadi platform untuk merangkul seluruh elemen keluarga besar Silahisabungan. Ini termasuk perwakilan dari Silalahi Nabolak, Raja-raja Turpuk, serta marga afiliasi seperti Loho Raja, Tungkir Raja, Sinurat, dan Tambun Raja.
Dengan mengumpulkan berbagai elemen ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam upaya pelestarian budaya dan sejarah yang menjadi warisan berharga. Martua Situngkir menekankan bahwa Mukernas ini merupakan kesempatan emas untuk merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.
Menjalin Kebersamaan dan Semangat Persaudaraan
Menutup keterangannya, Supri Darsono Silalahi mengajak seluruh anggota Pomparan Raja Silahisabungan untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam Mukernas I. “Kami berharap semangat persaudaraan akan mengalir dalam setiap langkah yang diambil,” ungkapnya. Dengan semangat kolektif, diharapkan setiap anggota dapat berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya yang telah ada.
Kesimpulan
Dengan pelaksanaan Mukernas I Pomparan Raja Silahisabungan di Medan ini, diharapkan akan tercipta langkah-langkah konkret untuk memperkuat organisasi serta melestarikan budaya dan sejarah yang menjadi identitas mereka. Acara ini bukan hanya sebagai bentuk pertemuan, tetapi sebagai langkah nyata dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi seluruh anggota Pomparan Raja Silahisabungan.